BUPATI RESMIKAN RENOVASI RUMAH ANAK YATIM DI DESA SONOBEKEL, KECAMATAN TANJUNGANOM


 2020-10-06 |  Admin Bagor

Di hari yang penuh berkah, Jumat (2/10/2020), Bupati Nganjuk meresmikan hasil renovasi rumah anak yatim piatu di Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom. Renovasi terlaksana melalui kerjasama dari lintas komunitas serta masyarakat dan lingkungan. Rumah tersebut dihuni oleh tiga anak yatim piatu, yakni Catur (bekerja di desa), Nadia (kelas 2 SMA), dan Adip (kelas 4 SD). Ketiganya merasa bahagia karena menerima bantuan, Nadia bahkan tak kuat menahan tangisnya.

Kepala Desa Sonobekel, Senthot Rudi Prastiono mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati yang telah menyempatkan waktu untuk hadir dan meresmikan. “Terimakasih sebesar-besarnya kepada Pak Bupati yang telah rawuh pagi ini, ini memberi semangat pada kami semua, dukungan masyarakat dan lingkungan juga membuat kami sangat bangga dan jadi kekuatan kami,” terang Kepala Desa. Beliau juga mengucapkan terimakasih pada pihak-pihak dan komunitas-komunitas yang telah mensukseskan kegiatan sosial ini, antara lain Ranting NU Sonobekel, perangkat desa Sonobekel, lembaga desa, LAZIZNU, LAZIZMU, Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTA-I),  relawan senopati rescue, Ngamen Amal Nganjuk Raya, hingga komunitas sepeda pancal "Bala Anyar".

Kepala Desa menjelaskan, proses renovasi dilakukan selama kurang lebih 10 hari. “Anak yang paling besar ini (Catur), lulusan STM dan pernah kerja di Sidoarjo, namun setelah ibunya bapaknya meninggal, dia mau tidak mau pulang dan jadi tulang punggung bagi dua adiknya yang masih sekolah, satu SMA, satunya lagi masih kelas 4 SD,” tambahnya.

Mendengar cerita tersebut, Mas Novi mengatakan bahwa biaya sekolah dari adik-adik catur akan ditanggung pemerintah. Sedangkan Catur ditawari bekerja di Pemkab. Serta akan diberikan bantuan sembako setiap bulannya. Bupati juga ingin merenovasi dapur rumah catur yang masih berdinding bamboo. Tak hanya itu, Bupati juga memberikan uang cash sebesar Rp 10 juta. Beliau mengatakan, bahwa apa yang telah diberikan, baik bantuan renovasi rumah, sembako, ataupun bantuan lain yang diberikan kepada anak yatim piatu merupakan amal jariyah. “Ada tiga amal yang dibawa mati, yakni amal jariyah, ilmu yang manfaat, dan doa anak soleh solehah. Hari ini kita semua jadi saksi atas amal jariyah yang diberikan pada Mas Catur dan adik-adiknya, semoga yang betul-betul ikhlas membantu bisa mendapat keberkahan dari Allah SWT, dan dikumpulkan bersama Nabi Muhammad SAW,” harap Bupati.

Dalam acara tersebut, Bupati juga membagikan sembako pada 20 lansia desa, serta mainan kepada puluhan anak-anak di lingkungan sekitar. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita sebelum membuka rumah.

Sumber : Bagian Humas Pemkab Nganjuk