Dari Ember, Tumbuh Harapan: Mahasiswa UNS Ajarkan Anak SD Menanam Pangan Mandiri


 2025-08-20 |  Desa Balongrejo

BALONGREJO – Sebuah ember plastik sederhana, yang biasanya hanya dipakai menampung air, berubah menjadi “kebun mini” penuh makna di tangan anak-anak SDN Balongrejo 1, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor. Rabu, 6 Agustus 2025, halaman sekolah yang biasanya riuh dengan tawa dan permainan, hari itu dipenuhi rasa penasaran: bagaimana mungkin ikan dan sayuran bisa hidup berdampingan dalam sebuah ember?

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) datang dengan misi kecil namun berdampak besar: mengenalkan Budikdamber—Budidaya Ikan dalam Ember—sebagai solusi sederhana untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan.

Fatma Kusuma Winata, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, berdiri di depan anak-anak dengan semangat yang menular. Ia tidak hanya bercerita, tapi juga mengajak mereka terjun langsung: menyiapkan ember, menebar benih ikan lele, hingga menanam kangkung di atasnya.

“Ketahanan pangan tidak selalu butuh lahan luas. Dari sebuah ember, kita bisa belajar mandiri. Kami ingin anak-anak tahu sejak dini bahwa pangan bisa diproduksi sendiri, bahkan di rumah mereka,” ujar Fatma.

Metode ini sederhana, ramah lingkungan, dan murah. Lele di dasar ember menjadi sumber protein, sementara sayuran hijau di atasnya menjanjikan asupan sehat. Dua kebutuhan pokok—ikan dan sayur—lahir dari satu wadah kecil.

Antusiasme siswa terlihat jelas. Dari kelas 1 hingga kelas 6, mereka berebut ingin mencelupkan tangan, menabur benih, atau sekadar mengintip ikan yang bergerak-gerak di dalam air. Mereka belajar bukan hanya dengan mendengar, tapi dengan melakukan.

Kepala Sekolah SDN Balongrejo 1, Siti Umaroh, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. “Anak-anak sangat senang karena bisa belajar langsung. Kami berharap ilmu ini tidak berhenti di sekolah, tapi juga dibawa pulang ke rumah,” ujarnya penuh harap.

Dari kegiatan ini, pesan yang ingin ditanamkan mahasiswa UNS begitu jelas: pangan bukan hanya soal konsumsi, tapi juga kemandirian. Jika anak-anak sejak kecil terbiasa melihat pangan sebagai sesuatu yang bisa mereka hasilkan sendiri, maka mereka sedang menumbuhkan harapan besar untuk masa depan.

Karena dari sebuah ember sederhana, bisa tumbuh kemandirian. Dari sebuah benih kecil, bisa tumbuh harapan besar.

Penulis : Fatma Kusuma Winata (Mahasiswa KKN UNS 2025)

Editor : Ari Pradana, S.Pt.