Memasuki puncak musim kemarau di bulan Agustus, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk menghimbau kepada warga Kabupaten Nganjuk untuk berhati-hati terhadap adanya potensi kekeringan dan kebakaran.
Mengingat pada puncak musim kemarau sekaligus kencangnya hembusan angin yang terjadi di Kabupaten Nganjuk. Khususnya di daerah yang rawan kekeringan agar masyarakat selalu mempersiapkan diri dengan mencanangkan gerakan hemat air. Dan daerah yang rawan kebakaran untuk berhati-hati agar tidak sembarangan bermain api
Musim kemarau yang terjadi pada bulan ini terjadi karena beberapa factor, diantaranya posisi gerak semu matahari saat ini berada di utara khatulistiwa sehingga berpengaruh pada penyinaran yang diterima di bumi belahan Selatan.
Selain itu ada beberapa factor lain yang terjadi yaitu Australia sedang mengalami puncak musim dingin. Serta hembusan angin monsun Australia atau angin timuran. Apalagi saat ini tengah berada di posisi yang kuat.