NGANJUK, Senin (29/12/2025) – Pendopo Kabupaten KRT Sosrokusumo menjadi tempat berkumpulnya seluruh operator siskamling dari semua desa di Kabupaten Nganjuk untuk mengikuti sosialisasi pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk bertujuan untuk memberdayakan operator siskamling sebagai ujung tombak pendataan dan verifikasi data sosial ekonomi di tingkat desa.
Pada acara yang dibuka oleh Kadis Pemberdayaan Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk, diungkapkan bahwa DTSEN merupakan sistem pendataan baru yang menggantikan DTKS, yang mencakup data sosial ekonomi nasional secara menyeluruh dan menggunakan NIK sebagai acuan klasifikasi desil kesejahteraan. "Dengan DTSEN, harapannya penyaluran program bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan PIP menjadi lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel," ujar Kadis PPPA.
Selama sosialisasi, narasumber dari BPS Kabupaten Nganjuk dan Dinas Sosial menjelaskan tentang cara pengumpulan, verifikasi, dan pembaruan data di lapangan, serta pentingnya memelihara keakuratan dan keamanan data pribadi sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi No. 27 Tahun 2022. Operator siskamling juga diajarkan tentang penggunaan aplikasi terkait DTSEN yang akan digunakan dalam proses pendataan.
"Kami sebagai operator siks-ng merasa senang dan terbantu dengan sosialisasi ini. Kami akan berperan aktif dalam mendukung pendataan yang akurat di desa, karena ini sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat," ujar seorang perwakilan operator sisk-ng dari Desa Sekarputih , Kecamatan Bagor.
Kegiatan berakhir dengan harapan bahwa seluruh operator siskamling akan segera menerapkan pengetahuan yang didapatkan di lapangan, sehingga data sosial ekonomi di Kabupaten Nganjuk menjadi lebih terintegrasi dan dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif menuju Indonesia Emas 2045.